Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2019

KOHATI, Gelar Seminar Interaktif Wawasan Gender

Serius : Peserta seminar serius menyimak pemaparan narasumber.  Palengaan -  Korps HMI Wati (KOHATI) Al-Khairat gelar seminar interaktif peringati milad Kohati ke 53 mengangkat tema : Melepaskan Perempuan dari Belenggu Tradisi, Mengungkap Kasus KDRT dan Pendampingan Hukum, bersama Yunda Umi Supraptiningsih, SH,. M.Hum dan Kanda Sulaisi Abdurrazaq di Balai desa Potoan laok Palengaan Pamakesan. Senin (30/09/2019). Sebagai narasumber pertama Kanda Sulaisi Abdurrazaq, membahas tentang perempuan serta tradisi yang mengakar di daerah masing-masing, jika tradisi tersebut membelenggu maka ciptakan tradisi baru untuk menerobos kebiasaan perempuan zaman dulu. Ketua DPC APSI Madura tersebut juga menyampaikan bahwa perempuan cenderung dianggap miring, termarjinalkan, dibatasi, mempunyai beban ganda, serta sebagai sasaran kekerasan. Sementara itu, Narasumber kedua Yunda Umi Supraptiningsih, SH,. M.Hum memaparkan fakta statistik kasus dari berbagai latar bekang masalah sejak 201...

KOHATI Al-Khairat Rayakan Milad ke-53

Dari Kanan : Ahmad Suhri (Ketum) memberikan hadiah buku kepada Kabid. PP Anis Febriatusholihah.  Palengaan - Korp HMI Wati Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pamekasan Komisariat Al-Khairat, merayakan Milad KOHATI ke 53 di Balai desa Potoan laok Palengaan Pamakesan. Senin (30/09/2019). Kegitan seremonial yang dimulai sejak pukul 08.00 sampai 09.00 wib. Amiati Dewi sebagai ketua panitia acara menyampaikan bahwa, rasa syukur tak terhingga acara tersebut dapat terlaksana dengan mudah, harapannya KOHATI Al-Khairat selalu kompak dan solid. Acara tersebut dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari tingkat prodi, juga dihadiri salah satu KOPRI PMII Al-Khairat, LPI Al-Khairat, KAHMI Al-Khairat, dan Ketua Umum serta Kabid PP lintas Komisariat se-Pamekasan, Yang di buka langsung oleh Kanda Nur Ali, sebagai perwakilan ketua umum HMI Cabang Pamekasan. Ahmad Suhri menyampaikan ucapan terima kasih dengan kesolidan yang terjalin dalam tubuh himpunan tingkat komisariat tersebut. "Saya bangga de...

Kabid PP HMI Al-Khairat Sabet Juara ke III

Dari Kanan - Penyerahan sertifikat juara oleh salah satu pengurus Cabang Pamekasan Yunda Desy Dewi Shintia kepada Anis Febriatus Sholehah. Pamekasan - Kabid Pemberdayaan Perempuan Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pamekasan Komisariat Al-Khairat, Anis Febriatus Sholehah mendapat juara ketiga dalam lomba Karya Tulis Ilmiah yang diadakan oleh HMI Cabang Pamekasan Komisariat Ekonomi Universitas Madura (Rabu, 25 - 28 September 2019) di Pendopo Budaya Kabupaten Pamekasan. Kegiatan tersebut diadakan guna memperingati Milad Kohati ke-53 mengusung Tema : Kohati Pelopor Kemajuan, Ikhtiyar dalam Mewujudkan Tujuan Himpunan dan Istiqomah dalam Mepertahankan Persatuan. Maram Ketua panitia pelaksana menyampaikan : "Lomba yang kami gelar tersebut berupa Artikel & Vlog, dimulai semenjak dipublikannya informasi sampai tgl 25 september karya harus dikumpulkan, kemudian 28 september pengumuman hasil penilaian" ungkap dia. Anis Febriatus Sholehah, Mahasiswa semester tujuh program s...

Film The Santri dalam Sorotan

Moh. Khozin Rohman (Wa Sekum Kabid PPPA HMI Al-Khairat, Pamekasan)  Oleh. Moh. Khozin Rohman * Opini - Perdebatan yang tiada henti tentang perselisihan antar pro dan kontra terhadap  penayangan film “the santri” dimulai dari munculnya trailer yang menampilkan sedikit scene yang menurut beberapa golongan memberikan pesan yang tidak mencerminkan tradisi pesantren itu sendiri. Disisi lain ada juga yang bangga dengan adanya film the santri yang syarat akan hikmah dan amanah positif, menggambarkan pesantren Indonesia dan tradisinya yang selalu teguh terhadap ajaran agama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Film yang akan di rilis oktober ini mengulas tentang nilai dan tradisi pembelajaran di pondok pesantren yang mandiri, sederhana, toleran, dan cinta tanah air. Kritik muncul setelah trailer di tayangkan. Banyak kalangan dari ummat muslim tidak merasa perlu menonton utuh filmnya di bioskop nanti untuk menyatakan menolak. Seperti yang di utarakan oleh beberapa tokoh,...

Urgensi Mahasiswa Menjadikan HMI Sebagai Kampus Kedua

Moh. Khazin Rahman Sekum (PPA) HMI Al-Khairat, Pamekasan .  Oleh:  Moh .  Khazin Rahman * Buletin -  Bukan hal yang aneh bagi mahasiswa baru merasakan kebingungan dan keambiguan dengan status barunya sebagai mahasiswa, meskipun sudah melaksanakan PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan). Menjadi mahasiswa baru tentunya banyak hal baru pula yang diketahui selama pelaksanaan PBAK, istilah agen of change, agen sosial control, dan agen-agen lain. Sehingga bagi mahasiswa baru yang sadar ternyata begitu banyaknya beban dan tanggung jawab seorang masasiswa, selain dituntut mengembangkan ilmu, kompetisi, serta peran dan fungsinya sebagai pelajar di perguruan tinggi, ternyata mahasiswa juga sebagai corong pembela rakyat dalam banyak persoalan. Kegiatan belajar mengajar di ruang kelas hanya mampu mengembangkan ke ilmuan sesuai dengan studi masing-masing tidak lebih dari itu, jika pun ada itupun tak seberapa besar jumlahnya. Karena ruang waktu yang ter...

HMI; sejarah dan Tokoh yang Dilahirkan

Oleh. Moh. Makinun amien Buletin -  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah organisasi Mahasiswa yang didirikan di Yogyakarta pada tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H, bertepatan dengan tanggal 5 Februari 1947 dua tahun setelah kemerdekaan Negara Ripublik Indonesia, yang di prakarsai oleh Prof. Drs. Lafran Pane bersama empat belas kawannya di Sekolah Tinggi Islam, sekarang dikenal dengan nama Universitas Islam Indonesia. Meskipun Indonesia sudah diprolamirkan kemerdekaannya oleh bapak Ir. Soekarno yang didampingi Drs. Mohammat Hatta pada Jum’at 17 Agustus 1945 silam. Indonesia yang dikenal dengan Hindia-Belanda waktu itu dipimpin pemerintahan jepang yang di bawah pengawasan Nippon Hoso Kyoko. Setelah Herosima dan Nagsaki di bom atom oleh tentara Amerika serikat beserta sekutunya, termasuk negara jajahan jepang pun juga dikuasai salah satunya Indonesia. Tentara Belanda yang mereka sebut dengan Netherlands Indies Civil Administration (NICA) ini hilir mudik dengan truk dan tentaranya...