Oleh : Ghufron *
Pegantenan - Acara closing ceremony sekaligus seminar nasional yang diadakan oleh IAI AL-Khairat pamekasan dalam rangka menyambut hari santri nasional (HSN) 22 Oktober 2019 M dengan tema Revitalisasi Peran Mahasiswa Santri dan Kemajuan Negeri berjalan dengan meriah. Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh besar seperti anggota DPRD KAB. Pamekasan Bapak Hamdi, SII kemudian KH. Solihul Hidayat, LC selaku Dewan Awam PP.Mambaul Ulum Bata-Bata dan tak kalah pentingnya juga D. Zawawi Imran selaku budayawan nasional.
Poin penting yang di katakan oleh D Zawawi Imron adalah jangan pernah memunafikkan sejarah. Memang benar banyak sekali sejarah yang tidak dicatat oleh negara akan tetapi harus digaris bawahi bahwa pada tanggal 10 November 1945 adalah sejarah bahwa kaum santri berperan penting dalam perjuangan dari kaum penjajah belanda.
Dalam keadaan yang genting ketika belanda mengancam arek-arek suroboyo kakak KH. Hasim Asyari mendatangi ponorogo untuk memberi fatwa kepada santri agar berjihad melawan belanda kemudian KH. Hasyim Asyari mengatakan setuju dengan pernyataan kakaknya akhirnya dikumpulkanlah semua ulama di Jawa Timur untuk menyusun strategi dalam melawan belanda. Akhirnya tanggal 10 November 1945 arek-arek suroboyo bersama kaum santri melawan belanda dengan slogan Merdeka atau Mati
Tidak hanya itu saja acara seminar nasional dalam rangka menyambut hari santri yang diadakan oleh IAI Al-Khairat Pamekasan dikemas dengan berbagai lomba seperti Debat Ilmiyah, Qiroatul Qutub, Futsal dan lain sebagainya Ada ketertarikan tersendiri bagi mahasiswa seperti pemberian hadiah bagi para pemenang lomba dari berbagai instansi dan masih banyak lagi instansi yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.
Ada juga penghargaan bagi mahasiswa/i yang berprestasi memperoleh beasiswa dari pihak kampus IAI Al-Khairat Pamekasan dan beasiswa tersebut di peroleh oleh Sulimah dari Pamekasan Program Studi Manegemen Pendidikan Islam yang diberikan langsung oleh Rektor IAI Al-Khoirot bapak Drs. H. Abd. Muin, M.Pd. MM.
Acara tersebut diakhiri dengan doa.
Pamekasan 22 Oktober 2019 M
* Mahasiswa semester V Program Studi Perbankan Syariah IAI Al-Khairat, Pamekasan.
Pegantenan - Acara closing ceremony sekaligus seminar nasional yang diadakan oleh IAI AL-Khairat pamekasan dalam rangka menyambut hari santri nasional (HSN) 22 Oktober 2019 M dengan tema Revitalisasi Peran Mahasiswa Santri dan Kemajuan Negeri berjalan dengan meriah. Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh besar seperti anggota DPRD KAB. Pamekasan Bapak Hamdi, SII kemudian KH. Solihul Hidayat, LC selaku Dewan Awam PP.Mambaul Ulum Bata-Bata dan tak kalah pentingnya juga D. Zawawi Imran selaku budayawan nasional.
Poin penting yang di katakan oleh D Zawawi Imron adalah jangan pernah memunafikkan sejarah. Memang benar banyak sekali sejarah yang tidak dicatat oleh negara akan tetapi harus digaris bawahi bahwa pada tanggal 10 November 1945 adalah sejarah bahwa kaum santri berperan penting dalam perjuangan dari kaum penjajah belanda.
Dalam keadaan yang genting ketika belanda mengancam arek-arek suroboyo kakak KH. Hasim Asyari mendatangi ponorogo untuk memberi fatwa kepada santri agar berjihad melawan belanda kemudian KH. Hasyim Asyari mengatakan setuju dengan pernyataan kakaknya akhirnya dikumpulkanlah semua ulama di Jawa Timur untuk menyusun strategi dalam melawan belanda. Akhirnya tanggal 10 November 1945 arek-arek suroboyo bersama kaum santri melawan belanda dengan slogan Merdeka atau Mati
Tidak hanya itu saja acara seminar nasional dalam rangka menyambut hari santri yang diadakan oleh IAI Al-Khairat Pamekasan dikemas dengan berbagai lomba seperti Debat Ilmiyah, Qiroatul Qutub, Futsal dan lain sebagainya Ada ketertarikan tersendiri bagi mahasiswa seperti pemberian hadiah bagi para pemenang lomba dari berbagai instansi dan masih banyak lagi instansi yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.
Ada juga penghargaan bagi mahasiswa/i yang berprestasi memperoleh beasiswa dari pihak kampus IAI Al-Khairat Pamekasan dan beasiswa tersebut di peroleh oleh Sulimah dari Pamekasan Program Studi Manegemen Pendidikan Islam yang diberikan langsung oleh Rektor IAI Al-Khoirot bapak Drs. H. Abd. Muin, M.Pd. MM.
Acara tersebut diakhiri dengan doa.
Pamekasan 22 Oktober 2019 M
* Mahasiswa semester V Program Studi Perbankan Syariah IAI Al-Khairat, Pamekasan.
Comments
Post a Comment